Rabu, 23 September 2015

Apa dan Siapa #ceritanya1

Terkadang orang lupa apa dan siapa yang ada ketika di saat proses sesuatu untuk dirinya di mulai,padahal ada ornag yang membawamu kearah yang kamu raih sekarang dia ada saat kamu butuhkan dan saat kamu kesulitan walaupun keberadaannya tak pernah di hargai tapi dia tetap dan selalu tetap ada saat kamu butuh.
Di ambang kesuksesan malah dia akan kamu lupakan karena kamu berasa apa yang kamu raih dan capai sekarang adalah karena diri kamu sendiri.ingatlah pada saat prosesnya bukan pada saat suksesnya,dia tidak ingin di elu-elukan atau di banggakan dia juga tidak pernah minta harta benda atau materi dia hanya ingin di anggap ada dan di hargai entah itu sebagai teman atau apalah.
Logika seakan di butakan oleh keegoanmu yang selalu berasa diri sendirilah yang lebih dari orang lain tanpa berkaca bahwa dalam dirimupun masih banyak sekali kekurangan dan ketidaktahuan atau bahkan ketidakbisaan.masa lalu orang lain bukan jadi acuan untuk kamu menilai secara keseluruhan sikap dan sifat seseorang.
Dan ketidakberdayaan seseorang jangan selalu di jadikan senjata untuk memenuhi semua ego mu..pikirkan juga hati dan perasaan orang lain kemudian kembalikan pada diri sendiri ketika kamu ada di posisinya.
Awalnya bukan sakit yang dia rasa tapi kecewa yang dia dapatkan yang akhirnya lama-lama membuat dia sakit juga.hukum sebab akibat masih berlaku sampai dunia ini punah atau hukum karma itu masih ada.
Liahatlah kebelakang sebagai cerminan dan pembelajaran dan juga lihatlah ke depan untuk tujuan dan harapan.
Jangan menilai seseorang hanya karena faktor kamu tidak suka karena siapa tahu di dalam dirinya masih lebih banyak kebaikan di bandingkan dirimu sendiri.
Perbaikilah sikap dan rubahlah sifat walaupun itu akan terasa sulit dan butuh waktu karena hanya dengan itu kamu bisa hargai kehidupanmu dan kamu juga di hargai orang lain.
Tulisan ini bukan hanya untuk seseorang entah kamu atau saya atau siapa ini di tujukan bagi orang yang berasa ketika itu ada di posisi saya maka saya pun akan jadikan ini pelajaran karena kebakannya bukan semata-mata untuk orang lain tapi terutama untk diri sendiri,marilah sama-sama bercermin untuk hidup yang lebih baik tanpa ada perasaan memanfaatkan dan di manfaatkan.